revenge of the destiny

haha…judul postingan ini kayak judul-judul film laga ya…

gw ini kan biasanya kalo absen pagi itu biasanya gak pernah telat. entah itu gw naek KRL atau naek motor.
malah kadang gw berangkat agak siang dari kosan, tapi gak sampe telat juga.

jadi ceritanya, jadilah gw jumawa, karena ngerasa gak pernah telat.
kalo naek motor, gw berangkat setengah tujuh dari kosan, sampenya bisa jam tujuh lebih dikit.
pernah juga hampir mendekati jam tujuh, ternyata sampe disana absennya masih belum telat.
jadi gw sekarang kalo mau berangkat jadi meremehkan jam.
“ah…paling ntar sampenya nggak telat. jadi nyantai aja…”
gitu.

ternyata sang takdir atau “the Destiny” merasa gerah melihat kejumawaan gw.

Continue Reading 2 comments June 5, 2008

don vito

tiba-tiba terbersit akan sesosok pria setengah baya, dengan rambut yang sedikit memutih, mata yang teduh namun tajam, garis bibir yang melengkung angkuh, dagu yang terkesan lembek namun kekar…

pria itu bertubuh subur, posturnya tinggi besar, gerak-geriknya tidaklah gesit.

ia tengah menyantap makan malamnya, sepiring spaghetti, di sebuah restoran Italia.

Continue Reading 1 comment May 27, 2008

menikah

“buat apa sih kita menikah?”

kedengarannya bodoh ya kalo kita nanyain pertanyaan itu…
tapi gw bener-bener pernah mempertanyakan itu lho….

Continue Reading Add comment May 18, 2008

rasa pedas, sebuah candu…

ada suatu saat dimana gw pernah bosan dengan rasa manis…..
bikin haus….
juga kadang gw pernah bosen sama rasa asin….
bikin haus juga….

tapi yang gak pernah bikin gw bosan adalah rasa pedas….

==========================================================================
gw ini pada prinsipnya adalah penggemar rasa pedas, mungkin karena lidah gw ini lidahnya orang melayu yang toleran, bahkan menyambut gembira pada rasa pedas.
bisa dikata, makan tanpa sedikitpun rasa cabe sama saja dengan makan nasi putih hambar….

gw sempat merenung (ah…padahal gak terlalu pantas buat direnungi), pada saat gw lagi makan gorengan, satu gorengan bisa gw makan dengan paling tidak 3 sampai 5 buah cabe rawit, kadang itupun masih gw cocol lagi sama saus sambel.
saat itu gw menyadari (ah…padahal gak terlalu pantas buat disadari), bahwa kalo gw makan pake cabe, gw merasa kepedesan (ya iyalah…), tapi begitu di gigitan berikutnya tidak gw sertai dengan kunyahan cabe rawit kok rasanya kurang gimanaaa…gitu…
jadi dari hasil perenungan dan penyadaran gw tadi itu, gw berkesimpulan bahwa bagi gw cabe itu seperti candu (hehe…nyambung gak ya..), tanpa cabe gw selalu merasa ketagihan…..

hmmm………kok gw jadi merindukan nasi panas, ikan goreng, kerupuk dan sambal tumis ya….

========================================================================
yah….buat orang yang udah lama gak ngeblog….gw cukup puas dengan postingan ini….

Add comment April 24, 2008

Next Posts


Recent Posts

beberapa tanggapan terbaru

zizaw on tentang gw
marycha on Dia mendengar…
letsgetluz on Dia mendengar…
juzztyas on exhaust….
satrio on The Day of Saint Pooney

kate si gori

yang telah lalu

Tags

batman belanda cinta Cristiano Ronaldo demam euro 2008 Fantasy Football film guus hiddink heart Jerman joker mental juara ngambek ngeluh oranje Portugal rusia sakit sepakbola untag yet

Meta

Bloger Negeri Sipil

Blogroll

para dewa

patut dikunjungi