Posts Tagged cinta
Dementor….kiss me….
kalo ada Dementor, mungkin saat ini gw udah jadi korbannya…
tau kan apa yang dicari Dementor sebagai makanannya?
ya, keputus-asa-an dan ketakutan
begitu ia merasakan keputusasaan atau ketakutan ada pada dirimu, maka ia akan mendekatimu, mencengkeramkan tangan busuknya ke pipimu, mendekatkan liang di kepalanya, lalu ia akan menyedot semua harapanmu, menyedotnya hingga kau akan kehabisan harapan, tak punya angan…
semua kebahagiaan akan diangkat dari dirimu…
dan kau hanya akan menjadi sebuah selongsong kosong…
engkau hidup…
tapi kau tak punya jiwa….
Continue Reading 1 comment November 15, 2008
another pain
ehm…
test..test…
oh..rupanya blog ini masih ada…
gw memang pemalas….
=====================================================================
Apa kabarnya sang Ksatria?
syukurlah…dia tidak sampai kehilangan kepalanya
tapi dia lari dari pertempurannya
dia menyerah….
dia lari ketakutan…
hahaha…pecundang….
loser….
dia telah kehabisan tenaga….
dan kini ia tengah memulihkan lukanya
ia tak tahu apakah ia akan kembali bertempur
ataukah membuang pedang dan baju zirahnya lalu menjadi seorang penyair keliling?
penyair keliling?
hahaha…
apa yang mau disyairkan?
kekalahannya?
kepecundangannya?
hahaha…
sudahlah, ksatria….
sembuhkan dulu sakitmu…
karena sebentar lagi kau mungkin akan menghadapi kesakitan baru yang tak kalah pedihnya….
hahahaha….
memang sudah nasibmu untuk terus merasakan kesakitan dan kepedihan….
hahahahahaha….
ha..ha…ha..ha..ha…
aduh…siapa yang ngelempar gw pake perisai?
oh…mas ksatria…
udah bangun ya?
maaf tadi saya berisik…
ngg…permisi….
*kabur……
=====================================================================
sebuah bentuk kesakitan yang baru?
tapi substansinya sama….
substansi melampaui bentuk, kata seorang teman yang belajar Teori Akuntansi
Thanks buat Yovie dan Nuno…
Album “Untuk Bintang”-nya keren…
God…
give me strength to pass this kind of pain….
Add comment November 15, 2008
Pemuda dan Gadis
Sang pemuda berkata kepada sang gadis, “aku ingin bercerita kepadamu tentang seorang pemuda dan batu”
Sang gadis tetap diam.
Sang Pria menatap sang gadis dengan penuh kerinduan, namun disembunyikannya dibalik pandangan sinisnya. Sinis, tapi penuh kerinduan.
Sang pemuda melanjutkan ceritanya :
Continue Reading 6 comments August 31, 2008